Memperbaiki Masalah Umum Pembuatan Gambar AI

Diagnosis komposisi yang lemah, detail yang tidak diinginkan, pencahayaan berlumpur, dan hasil yang tidak konsisten.

Diagnosis komposisi yang lemah, detail yang tidak diinginkan, pencahayaan berlumpur, dan hasil yang tidak konsisten.

Diagnosis kegagalan sebelum menulis ulang

Jika hasilnya lemah, respons tercepat sering kali adalah “memperpanjang perintahnya”. Hal ini dapat membuat masalahnya lebih sulit untuk dilihat. Sebutkan kegagalan dalam istilah visual: hierarki tidak jelas, kamera salah, pencahayaan datar, objek terduplikasi, atau gaya bertentangan dengan subjek.

Ubah variabel terkecil yang dapat memperbaiki kegagalan itu.

Subjek tidak memimpin

Jika subjek utama terasa hilang, pindahkan subjek tersebut lebih awal dalam perintah dan kurangi objek pesaing. Nyatakan posisi dan skala relatifnya. “Kayak merah tunggal yang menempati bagian tengah bawah pemandangan danau yang luas” lebih jelas daripada daftar umum gunung, air, hutan, langit, kabut, burung, dan perahu.

Kontras juga dapat membentuk hierarki. Mintalah latar belakang yang tenang, rentang nilai yang berbeda, atau fokus selektif daripada sekadar mendeskripsikan subjek sebagai “penting”.

Komposisinya terasa ramai

Kerumunan sering kali disebabkan oleh terlalu banyak elemen yang diberi nama atau karena meminta setiap objek untuk dirinci. Hapus alat peraga yang tidak penting dan masukkan ruang negatif. Pilih satu jarak kamera dan satu sudut pandang.

Pencahayaannya berlumpur

Sebutkan sumber cahaya utama dan arahnya. Jika Anda menyertakan beberapa lampu, buatlah perannya berbeda. “Cahaya jendela lembut dari kanan dengan lampu hangat redup di latar belakang jauh” memberi model hierarki.

Hasil berlumpur juga bisa disebabkan oleh isyarat yang bertentangan seperti siang hari yang mendung ditambah bayangan siang hari yang keras. Pilihlah kondisi yang mendukung mood.

Objek bertambah banyak atau bergabung

Benda-benda kecil, jari, kaki furnitur, dan pola yang berulang-ulang tetap menjadi tantangan. Kurangi jumlah, tingkatkan pemisahan, dan tentukan hubungan. “Tiga cangkir dengan jarak yang sama dalam satu baris” lebih mudah untuk dievaluasi daripada “banyak cangkir di seberang meja.”

Jika penghitungan yang tepat sangat penting, perkirakan iterasi dan koreksi manual. Jangan mempublikasikan kejadian nyaris celaka hanya karena keseluruhan gambar terlihat meyakinkan.

Teks salah

Teks pendek mungkin ditampilkan dengan baik di beberapa model, namun tipografi yang tepat masih memerlukan verifikasi. Kutip frasa yang diperlukan, singkat saja, dan sederhanakan suasana di sekitarnya. Untuk label, kampanye, salinan resmi, atau kemasan penting, tambahkan teks nanti menggunakan sistem tipe terkontrol.

Jangan pernah berasumsi bahwa tanda atau label latar belakang tidak berbahaya. Teks yang dihasilkan mungkin secara tidak sengaja menyerupai nama asli atau frasa yang menyinggung.

Gaya menguasai idenya

Tumpukan gaya—sinematik, surealis, vintage, minimalis, maksimalis, hiperreal, melamun—dapat mengarah ke arah yang tidak sesuai. Pilihlah satu medium dan dua atau tiga karakteristik yang mendukungnya.

Daripada menggunakan “foto sinematik vintage yang modern”, cobalah “foto editorial alami, palet hangat yang diredam, butiran film yang terlihat.”

Gambarnya terlihat umum

Hasil umum sering kali berasal dari kata benda umum dan kata suasana hati. Tambahkan satu hubungan bermakna atau detail material: sudut kursi, cuaca di suatu permukaan, cara seseorang berinteraksi dengan suatu objek, atau waktu yang memengaruhi suasana.

Kekhasan harus membuat gambar lebih mudah dibaca, bukan sekadar lebih dihias.

Gunakan log iterasi terkontrol

Simpan perintah awal dan catat satu perubahan per generasi. Bandingkan output dengan rasio yang sama. Log sederhana mencegah pengeditan melingkar dan mengungkapkan instruksi mana yang diikuti model dengan andal.

Untuk kosakata terstruktur, kembali ke Writing Better Prompts dan Lighting and Composition Terms.